Facebook Twitter Gplus E-mail RSS
formats

Sambut Tahun 2015 Bersama Kami

collage

Tak terasa sudah berada di penghujung tahun, semua orang bersiap menyambut pergantian tahun dengan caranya masing masing. Tak mau ketinggalan dengan yang lain,kami MP UGM juga mengadakan acara menyambut pergantian tahun di salah satu kontrakan anggota MP UGM yang berlokasi di jakal km 7.

Berbagai acara sudah disiapkan salah satunya bakar bakaran ayam, ikan, dan memasak hidangan pelengkap lainnya. Acara ini terselenggara pada tanggal 31 desember 2014 hingga 1 januari 2015, anggota ukm merpati putih berkumpul pukul 17:00 di sekre yang terletak gelanggang mahasiswa, setelah semuanya berkumpul kami menuju ke tempat yang sudah dituju kira kira membutuhkan waktu 30 menit karena jalanan macet.

Sesampainya di tempat tujuan, kami menyiapkan tempat dan menggelar tikar yang sudah disiap kan. Sebelum memulai acara, kami melakukan sholat isya terlebih dahulu dilanjutkan dengan membaca Al-Quran bersama sebanyak 1 juz, yaitu juz 30. Setelah melaksanakan kewajiban, kami melakukan pekerjaan masing masing. Para calon ibu-ibu menyiapkan bumbu-bumbu dan memasak sayuran di dapur. Sedangkan yang putra menyiapkan bara api yang akan digunakan untuk bakar-bakar nanti malam.

Voila! akhirnya matang juga. Ada sayur kangkung, oseng tempe, sambal, ayam bakar dan ikan bakar! Mantaap. Akhirnya perut kami yang keroncongan sejak berangkat terisi penuh juga.

Setelah selesai makan hidangan yang sudah di buat dengan susah payah, kami menonton film bersama dengan menggunakan LCD yang sudah disiapkan sebelumnya, film yang dipilih salah satunya adalah film dari Thailand : ATM error. Kami dibuat tertawa dengan adegan pemainnya. Beberapa anak putra asik bermain PES. Nah begini aturan mainnya : jika sekali kebobolan maka harus membuka baju, jika kebobolan lagi harus menggunakan helm. Malah seperti mau tawuran ya hihi.. Ada juga yang bermain kartu poker. Eitss, tidak mau kalah dengan permainan PES tadi, yang ini juga ada peraturannya. Bagi yang kalah dalam permainan akan di coret menggunakan arang dan disuruh duduk simpuh. Jika kalah lagi harus duduk jongkok, dan jika ingin duduk seperti biasa maka harus memenangkan permainan terlebih dahulu.

Tak terasa kami melakukan aktivitas itu hingga adzan subuh berkumandang. Kami pun melaksanakan sholat subuh berjamaah, setelah itu kami beres beres kontrakan hingga bersih dan kembali seperti semula. Agenda penutup acara kali ini adalah foto bersama. Setelah itu kami pulang ke rumah masing masing membawa pengalaman pergantian tahun baru yang tak terlupakan.[Nabila]

Semoga tahun ini kita bisa lebih baik dari sebelumnya dan dapat mencapai harapan-harapan kita. Dan semoga MP UGM semakin baik ke depannya serta mampu mendulang prestasi yang lebih banyak lagi. Amiin.Selamat tahun baru 2015 !

 
 Share on Facebook Share on Twitter Share on Reddit Share on LinkedIn
No Comments  comments 
formats

Serah Terima Jabatan Kepengurusan 2015

Waktu yang hilang tidak pernah kembali. (Benjamin Franklin)

Tak terasa satu tahun terlewat sudah. Program kerja yang disusun di awal kepengurusan 2014 satu persatu telah terlaksana dengan baik, hingga tiba waktunya untuk pergantian kepengurusan. Ya, Sabtu 27 Desember 2014 kemarin merupakan salah satu momen penting bagi Merpati Putih UGM : Musyawarah Besar dan Serah Terima Jabatan Kepengurusan Baru 2015.

Acara dimulai pukul 11.00 WIB di ruang sidang 3 Gelanggang Mahasiswa UGM. Bukan hanya anggota MP UGM saja yang mengikuti acara ini, alumni dan pelatih pun turut serta. Acara di buka oleh Mbak Fitri selaku pembawa acara  dan dilanjutkan sambutan oleh Ketua MP UGM 2014 Mas Budi. Agenda selanjutnya adalah pembacaan peraturan Mubes dan Sertijab, AD/ART serta LPJ. Tapi sebelumnya dilakukan pemilihan Presidium sidang terlebih dahulu yang terdiri dari tiga orang : Mbak Fildza, Mbak Ulupi, Mbak Te.

Pada pembacaan AD/ART, ada beberapa pasal yang direvisi dengan persetujuan forum. Revisi yang diajukan tentu saja tidak langsung mendapat persetujuan. Ada perdebatan-perdebatan kecil yang berlangsung. Peserta sidang bebas mengemukakan pendapatnya disini. Tetapi suasana masih tetap kondusif dan dapat dikendalikan.  Yaa namanya juga Mahasiswa UGM, pasti kritis dalam menanggapi suatu hal :D .

Acara selanjutnya adalah pembacaan Lembar Pertanggung Jawaban masing-masing divisi selama satu tahun ini. Ada divisi Pendidikan dan Pelatihan (Diklat), divisi Hubungan Internal (Humin), divisi Hubungan Eksternal (Humeks), divisi Logistik serta divisi Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM). Eiitss bukan cuma ke lima divisi itu saja, Ketua, Sekretaris dan Bendahara pun harus melaporkan pertanggung jawabannya selama setahun kemarin.

Beberapa hal yang harus disampaikan dalam pembacaan LPJ adalah laporan kegiatan yang telah terlaksana berdasarkan program kerja yang disusun di awal kepengurusan, kegiatan yang tidak terlaksana, hambatan dalam pelaksanaannya serta laporan keuangan di  setiap acara yang berlangsung. Selama acara berlangsung banyak pula yang mengkritisi, berpendapat serta memberikan masukan-masukan agar kepengurusan yang baru ke depannya yang lebih baik.

Nah, tiba di acara puncaknya yaitu serah terima jabatan kepada kepengurusan yang baru.

Ketua baru MP UGM masa jabatan 2015 dipegang oleh Mas Azmi dari Fakultas Kehutanan angkatan 2013. Yeeeay selamat mengemban amanah baru Mas Azmi! *applaus.

Ssst.. ada kabar gembira juga loh. Setelah lengser dari Ketua MP UGM, sekarang Mas Budi diamanahkan sebagai koor sekber olahraga Forum Komunikasi UKM UGM. Congrats Mas Budi!

MERPATI PUTIH UGM..

MAJU – JAYA – JUARA !!

 

FOTO

 
 Share on Facebook Share on Twitter Share on Reddit Share on LinkedIn
No Comments  comments 
formats

Jelajah Gelanggang : Jelajahi dan Temukan UKM Pencak Silat Merpati Putih

Tak terasa hari kedua jelajah gelanggang telah usai, besok sudah hari yang ketiga atau hari terakhir acara ini. Mungkin juga hari terakhir bagi Mahasiswa Baru atau kita sebut dengan Gamada leluasa mencari informasi tentang Unik Kegiatan Mahasiswa atau kita sebut dengan UKM. Ya, disini UKM membuka diri kepada para Gamada dengan harapan agar Gamada menaruh hati padanya. Dalam dua hari ini di sini suasananya sangat berbeda dengan hari-hari biasanya.

10698482_10204720565958105_88739819882582785_n

Dua hari ini Gelanggang Mahasiswa penuh sesak oleh Gamada yang ingin mengikuti UKM yang ada di UGM, mereka ada yang berkeliling melihat-lihat sambil mencari UKM yang mereka minati atau ada pula yang memang mencari UKM tertentu yang kegiatannya sama dengan apa yang mereka ikuti sewaktu SMA. Berduyun-duyun mereka mereka mengunjungi kami, dan kami adalah salah satu UKM yang ada di UGM yaitu UKM Pencak Silat Merpati Putih.

Kami adalah UKM yang mendapatkan tempat dalam acara ini di dalam gedung olah raga Gelanggang Mahasiswa, tepatnya di sekretariat UKM Pencak Silat Merpati Putih itu sendiri. Posisi kami di tengah-tengah gedung diapit oleh dua UKM tetangga kami. Agar mudah dikenali, kami memajang foto-foto kegiatan di jendela-jendela Sekretariat UKM Pencak Silat Merpati Putih.

Sekilas tetang Merpati Putih, adalah sebuah perguruan pencak silat yang berasal dari Yogyakarta. Perguruan dengan nama lengkap Perguruan Pencak Silat Beladiri Tangan Kosong Merpati Putih memiliki seragam berwarna putih dengan kerah berwarna merah, celana berwarna hitam, dan untuk calon anggota yaitu tingkat Dasar I mengenakan sabuk berwarna putih sedangkan untuk anggota yaitu tiangkat Dasar II keatas mengenakan sabuk berwarna merah. Perguruan ini mempunyai Padepokan yang berada di pesisir Pantai Parang Kusumo, disana kami sering kali berlatih sambil bersantai menikmati alam dan melepas penat suasana perkotaan. Oh ya, anggota kami juga tersebar di seruh Indonesia lho, bahkan malah ada pula yang berada di negara lain, dan setiap setahun sekali kami mengadakan acara untuk berkumpul di Padepokan ini.

Nah sekarang gimana temen-temen Gamada, hari ini hari terakhir Jelajah Gelanggang lho, rugi kalo belum mampir ke UKM Pencak Silat Merpati Putih. Kemarin sudah banyak lho yang mampir di sini dan sudah banyak juga yang mendaftar bergabung dengan Merpati Putih. Makanya hari terakhir ini dimanfaatkan untuk mengujungi kami dan bergabung bersama kami.

Eh, mungking bakalan bertanya nih tentang, “harus sudah punya dasar dulu gak sih buat bergabung dengan kami?” dan jawaban kami adalah, “gak perlu punya dasar kok, semua diajarkan dari nol, jadi gak usah takut buat bergabung dengan kami.”

10689733_798028350218492_6376295936625180958_n

“Mencari sampai mendapatkan tindakan yang benar dengan ketenangan”

Yuk mencari UKM Pencak Silat Merpati Putih di Jelajah Gelanggang, santai aja jangan tegang dan jangan terburu-buru tetap jaga ketenangan. Pokoknya jangan tegang, kami orangnya baik-baik kok dan kami juga ramah kok sama Gamada dan pengunjung lainnya. Gamada ayo gabung dengan kami, yang angkatan lama juga boleh gabung kok, yang dari umum juga boleh.

 
 Share on Facebook Share on Twitter Share on Reddit Share on LinkedIn
No Comments  comments 
formats

“Garang.. Katanya”

10363956_738290782858916_1497743072754023735_n

Merpati putih, mungkin kata yang tak asing ditelinga masyarakat Indonesia , khususnya dimata pecinta bela diri tangan kosong. Yaps, merpati putih adalah salah satu bela diri asli indonesia, produk lokal yang patut kita banggakan bro. Gimana tidak, bela diri yang merupakan cabang dari pencak silat ini sudah terkenal di seantero negri bahkan di dunia internasional pun mulai diperhitungkan, tak kalah deh sama taekwondo ataupun Jujutsu yang pada  dasarnya adalah bentuk-bentuk pembelaan diri yang bersifat defensif dan memanfaatkan “Yawara-gi” atau teknik-teknik yang bersifat fleksibel, dimana serangan dari lawan tidak dihadapi dengan kekuatan, melainkan dengan cara “menipu” lawan agar daya serangan tersebut dapat digunakan untuk mengalahkan dirinya sendiri. Kalo itu kelebihan Jujutsu. Well, Merpati Putih adalah penemuan unik dimana pada latihan kami tidak hanya meningkatkan kemampuan fisik, tetapi juga olah nafas.

Merpati Putih bukan cuma dipelajari oleh orang Indonesia, tapi juga orang-orang asing yang berminat mendalami beladiri tangan kosong asli Indonesia ini. Pengen bukti? Coba deh temen-temen kalau senin dan kamis jam 7 malam dateng ke Gelanggang Mahasiswa UGM,  disitu pasti kalian akan nemuin pendekar-pendekar garang, eits gak semuanya garang hloo, banyak kok pendekar-pendekar yang cantik,,hehe :D nah diantara temen-temen yang sedang latihan, terdapat 4 bule yang sedang mendalami bela diri ini. Yang 2 dari Prancis yang 2 lagi berasal dari Jerman. Kata mereka Merpati Putih itu keren,  gerakannya itu kaya orang lagi berantem tapi sambil menari, nah loh bayangin sendiri gimana indahnya gerakan fightnya :D

Tapi gak semuanya Merpati Putih Kolat UGM itu kegiatannya tendang-tendangan, pukul-pukulan ataupun patah-patahan (hehe :D) terkadang sekali waktu kita ngadain acara seru-seruan kaya naik gunung, jalan-jalan ke Dieng, upgrading dan yang terbaru si Futsal antar kolat se-Sleman. Tujuan utamanya sih untuk menguatkan rasa kekeluargaan dan rasa saling memiliki antar sesama anggota Merpati Putih, khususnya kolat UGM.  Bagi jomblo kegiatan semacam itu si kalo bisa dirutinin, biar ada kerjaan deh kalo sabtu malam, hehe Ingat, jomblo ngga punya malem minggu, punyanya sabtu malam (Fauzan, 2014) :D

10313946_738295619525099_3295218176775424267_n

Untuk acara futsal antar kolat se-Sleman, kegiatannya dilaksanakan hari Minggu, 11 Mei 2014. Di turnamen ini Merpati Putih kolat UGM bertekad untuk melanjutkan tradisi juara, karena suda 2 periode piala bergilir ini mampir ke “tetangga sebelah”. Untuk komposi pemain, dapat dikatakan komplit. Mulai dari penyerang, bek hingga kiper secara individual teknik permainannya cukup menjaanjikan, hanya saja kerja sama tim dan kondisi fisik yang mulai lelah membuat Merpati Putih kolat UGM gagal merebut piala bergilir itu dari tangan Merpati Putih kolat UII. Tak apalah, hasil tak akan mengingkari usaha, walaupun belum berhasil merebut juara 1, juara 3 setidaknya cukup mengobati rasa kecewa supporter dan pemain :D walau sempet latihan bersama, tapi komposisi pemain yang berbeda saat latihan dan tanding dilapangan mempuat sedikit miss komunikasi dan kurangnya koordinasi antar pemain. Tapi kerja keras dan semangat Merpati Putih kolat UGM bisa diacungi jempol. Juara futsalnya memang bukan kami, tapi untuk masalah semangat Merpati Putih kolat UGM adalah pemenangnya.

Dibalik semua itu turnamen futsal seperti ini, cukup efektif untuk mempererat tali persaudaraan antar Kolat Merpati Putih se-Sleman. Ya setidaknya bagi anggota baru, kegiatan seperti ini bisa sebagai ajang kenalan antar anggota Merpati Putih yang lain, seperti dari MAN, UII, Pogung dll. Bagi anggota lama, siapa tau melalui ajang ini bisa ketemu jodoh yang diidam-idamkan.. hehe :D di turnamen ini juga terlihat sisi lain dari seorang pesilat, kegarangannya ketika bertanding mengenakan seragam kebanggaan seolah luntur ketika berada diatas lapangan rumput sintetis 25×15 m. Keluwesan ketika memperagakan jurus MP berbanding terbalik ketika menghadapi bola, terlihat kekakuan yang diiringi dengan gelak tawa lepas penonton. Yaps semua peserta dan penonton futsal tertawa lepas dan terlihat senang ketika melihat tingkah laku ataupun teknik bermain yang lucu dari pemain. Kata “Garang” seolah hanya “katanya” jika melihat ekspersi dan tingkah laku lucu semua anggota Merpati Putih ketika berada diatas lapangan Futsal.  Semua peserta berbaur dan terlihat rasa kekeluargaan yang hangat antar kolat Merpati Putih se-Sleman.  Itulah lembaran kisah keluarga kecil kami, biarpun kita berbeda Universitas ataupun tingkatan, tapi kita semua adalah satu, yaitu keluarga.

 10255937_734509133237081_3791721009376963396_n

Terimakasih, salam seduluran…

[Fatikhul F ‘Azmi]

 
 Share on Facebook Share on Twitter Share on Reddit Share on LinkedIn
No Comments  comments 
formats

UPGRADING; MENJADIKAN KITA LEBIH TANGGUH, TANGGAP DAN TANGGON

1922306_734429009911760_533234500495394637_n

Upgading katanya Mas Wur (pelatih kita) berasal dari kata up yang berarti meningakatkan dan grade yang berarti kualitas. Nah jadi dapat disimpulkan tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan kualitas kita dalam berorganisasi. Upgrading kali ini bertepatan dengan kegiatan makrab. Yaa, biar para pengurus dan anggota baru menjadi lebih dekat, lebih akrab, dan menjadi satu keluarga yang utuh. (eeeaaa :)).

Uprgrading kali ini dilaksanakan pada tanggal 3 sampai 4 mei 2014. Peserta yang ikut cukup banyak. Pesertanya berjumlah sekitar 24. Yaa lumayan rame lah, dan keramain ini bisa menghapuskan kegalauan para jomblo-jomblo ini di malam minggu hehe :).

Acara pertama upgrading di mulai dengan pembukaan, alias baca do’a. setelah itu kita berbincang-bincang. Mencoba mendekatkan diri dan mengenal pribadi masing-masing dari para peserta. Sangat menarik bincang-bincang kita di sore menjelang malam itu. Cukup puas dengan perkenalan, saatnya ishoma dahulu. Sholat Isya’, kemudian makan malam bersama-sama.

Setelah kenyang dengan makan malam, kitapun melanjutkan kegiatan upgrading. Kegiatan pertama kita kali ini adalah diskusi permasalahan/kasus yang sering terjadi di suatu organisasi. Sangat menarik tema diskusi yang diangkat malam itu. Kita saling menanggapi setiap kasus yang dibahas. Tak ada yang mau mengalah dengan jawaban dan narasi masing-masing kelompok. Tak ada matinya diskusi kita malam itu.

10171058_734428523245142_6266741071181941050_n

Sekitar pukul 21.00, mas wur memberikan pengetahuan kepada kita tentang pentingnya suatu komunikasi di dalam suatu organisasi dan sifat yang harus di miliki seorang pengurus suatu organisasi. Jadi gini(eheeemtt, diperhatiin yaa :)) seorang pengurus organisasi itu cukup mempunyai 3 sifat yaitu berani, jujur dan setia. Gak usah muluk-muluk, asal kita mempunyai 3 sifat itu, organisasi yang kita jalani akan mudah untuk mencapai yang namanya sukses berorganisasi. Selain itu kita juga harus memiliki 3 prinsip, yang dinamakan 3T Tangguh, Tanggap, Tanggon.

Acara berlanjut dengan perjalanan malam. Lumayan seru, tapi ada seremnya juga sih.  Pengalaman pertama jalan-jalan malam bersama teman-teman Merpati Putih di wilayah UGM yang terkenal dengan “horror”nya. Merinding dikit, tapi itu melatih keberanian kita kok.

10178026_734428473245147_4823518397324201346_n

Pos pertama terletak di bawah tangga GSP. Di sini kita belajar berkomunikasi dengan leader tanpa bertatap muka langsung. Kita harus memahami keinginan mereka tanpa mengedepankan ego kita masing-masing.

Di pos kedua yaitu pos game, seru, kocak sehingga menimbulkan gelak canda tawa di antara peserta. Memecah keheningan malam di wilayah UGM. Di pos kedua kita juga mendapatkan hal yang tidak terduga. Kita semua anggota kelompok diperkenankan minum air putih yang diberikan oleh panitia. Namun, ada dua gelas air dengan rasa berbeda. Yang “beruntung” minum dua gelas air itu, hak bicaranya akan dicabut sampai waktu yang tidak ditentukan, alias nggak boleh  bicara. Dan ternyata yang “beruntung” meminum salah satu air itu aku, huhuhu :(. Hak bicarakupun dicabut sampai akhir perjalanan malam. Menjadi anak pendiam sementara waktu. Hal yang dapat diambil hikmahnya dari pos ini adalah kita harus memahami anggota kelompok kita yang pendiam, sedikit bicara, agar kita dapat berkomunikasi dengan baik dengan mereka.

Di pos ketiga adalah pos keberanian. Di sini keberanian kita diuji. Kita harus mencari kertas di tempat yang gelap. Seperti kata pelatih kita di awal kegiatan tadi, kita harus mempunyai sifat tangguh. berani mengahadapi segala ketakutan kita.

Di pos selanjutnya adalah pos kerjasama dengan anggota kelompok kita. Memecahkan suatu permasalah dengan kerjasama. Seperti halnya dalam sebuah organisasi sangat diperlukan suatu kerjasama agar masalah yang ada dapat teratasi.

Di akhir perjalanan malam, tepatnya di lembah, kita mencoba menyimpulkan apa yang kita dapat dari pos-pos yang kita lalui. Kita belajar betapa pentingnya arti sebuah loyalitas, sebuah tanggung jawab dan komunikasi dalam suatu organisasi. Waktu sudah menunjukkan pukul 03.30. sudah waktunya untuk kembali ke gelanggang dan beristirahat. Menyiapkan mental dan fisik untuk kegiatan esok harinya.

10333820_734429119911749_6848108058872927493_o

Keesokan harinya, kita memulai kegiatan pagi kita. Di awali dengan sholat subuh. Selanjutkan pemanasan. Merenggangkan otot-otot kita. Untuk sarapan pagi ini  para panitia menyiapkan suatu kejutan untuk kita. Berhubung hari ini adalah hari minggu (pasti ada sunmor) para peserta dibekali dengan uang Rp 10.000 per kelompok disuruh mencari sarapan sendiri di sunmor. Itu mencetak sifat mandiri para anggota kelompok.

Usai sarapan, berlanjut dengan permainan seru yang sudah dipersiapkan oleh Mas Mul. Menghibur, namun kita juga mendapatkan hal-hal positif dari permainan ini.

Acara upgrading berakhir pada pukul 09.00. memang melelahkan, tapi pelajaran dan pengalaman yang kita peroleh, mampu membayar kelelahan kita waktu itu.

[Eka Dewi Novriani]

 
 Share on Facebook Share on Twitter Share on Reddit Share on LinkedIn
No Comments  comments 

Switch to our mobile site