Keilmuan Merpati Putih

Merpati Putih UGM/ Maret 1, 2013/ merpati putih ugm/ 0 comments

Keilmuan di Merpati Putih, meliputi :

  1. Tenaga / Power.

Seseorang mematahkan beberapa batang es balok sekaligus memecahkan batu kali, menghancurkan sasaran berupa 5 tangkai pompa dragon dalam sekali nafas adalah hal yang biasa dipergunakan Merpati Putih. Hal ini karena salah satu teknik beladiri dalam Merpati Putih memang berupa penyaluran tenaga pada setiap organ tubuh yang dapat dicapai dengan latihan pernafasan dan tenaga fisik. Jadi dalam Merpati Putih latihan yang dilaksanakan merupakan latihan pernafasan dan olah raga murni atau latihan fisik secara teratur.

Sistem latihan pernafasan di Merpati Putih ini mempunyai manfaat ganda, selain untuk memperoleh tenaga yang kuat juga membantu menyembuhkan sesuatu penyakit. Terutama penyakit yang ditimbulkan oleh jantung atau tidak adanya keseimbangan metabolisme tubuh, seperti kadar kolesterol tinggi, asma, alergi, dan penyakit lain pada umumnya.

  1. Getaran
    Salah satu kelebihan Merpati Putih dibandingkan perguruan lain adalah pada getaran. Dapat dikatakan bahwa saat ini perguruan pencak silat di Indonesia yang mempelajari getaran secara murni dan ilmiah baru Merpati Putih. Dengan mempelajari getaran secara tekun, selain memperoleh tenaga getaran yang besar, seorang anggota Merpati Putih dapat pula melakukan beberapa hal yang kelihatannya mustahil. Antara lain dengan mata tertutup dapat mendeteksi benda yang tersembunyi atau mengantisipasi orang dan membaca situasi.

Dalam kehidupan sehari-hari, manfaat getaran ini adalah untuk pengobatan. Pengobatan dengan getaran ini dapat dilakukan secara langsung ataupun dengan jarak jauh. Manfaat lain adalah untuk melatih kepekaan para tunanetra sehingga mereka tidak tergantung pada alat bantu dan dapat melakukan sesuatu seperti mereka yang tidak buta. Dengan mempelajari getaran ini para tunanetra akan mampu membaca dan berjalan seperti halnya orang normal. Yang terpenting latihan pernafasan Merpati Putih mempunyai efek positif, diantaranya yaitu seusai latihan badan tidak akan terasa lelah, bahkan sebaliknya akan terasa segar.

Materi keilmuan dalam Merpati Putih adalah murni olah raga, tidak ada magic atau sejenisnya. Perguruan bekerjasama dengan beberapa lembaga telah melakukan penelitian tentang aspek ilmiah tenaga dalam hasil latihan Merpati Putih.

Merpati Putih menggunakan tenaga dalam asli manusia, dengan permainan nafas. Pada orang biasa, tenaga asli tersebut dapat dilihat dan digunakan hanya pada saat orang bersangkutan dalam kondisi terdesak saja. Misal : melompat pagar saat anjing mengejarnya di jalan yang buntu. Dalam keadaan kembali normal / tidak terdesak, orang tersebut serasa tidak percaya telah melompati pagar yang tinggi tersebut. Maka di dalam pencak silat ini, bagaimana menggunakan tenaga ekstra asli manusia tersebut pada saat normal, kapanpun dan dimanapun. Pada orang yang terdesak, paru-paru menghasilkan zat yang bernama Adrenalin Tripospate (A.T.P). Maka dengan bantuan permainan nafas, tenaga tersembunyi manusia itu dapat diperoleh dan dikumpulkan di dalam tubuh. Ada beberapa jurus pernapasan di dalam pencak silat ini diantaranya pernapasan pembinaan dan pernapasan pengolahan.

Beberapa tahun belakangan, ilmu tenaga dalam Merpati Putih yang mengandung energi dan getaran ini telah diselidiki lebih jauh secara ilmu pengetahuan dan dikembangkan juga untuk pengobatan serta untuk kepentingan orang tuna netra, agar mereka bisa membaca, membedakan dan mengenali warna serta dapat mempermudah segala aktifitas lainnya sehari-hari.

Suka tulisan ini?

About Merpati Putih UGM

MERPATI PUTIH UGM adalah salah satu dari beberapa kolat yang terdapat di cabang Sleman. Sekretariat kami berada di Gelanggang Mahasiswa UGM. Dengan kolat UPN, UII, ATMAJAYA, dan MAN 3, dll, kolat UGM selalu bekerja sama dalam menyelanggarakan berbagai event silat ataupun kegiatan yang lain.

Leave a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>