Facebook Twitter Gplus E-mail RSS
Home Merpati Putih

Merpati Putih

SEKILAS MERPATI PUTIH

Merpati PutihPPS Betako (Perguruan Pencak Silat Beladiri Tangan Kosong), Merpati Putih merupakan singkatan dari falsafah Jawa MERsudi Patitising Tindak Pusakane Titising Hening, yang kalau diartikan mencapai sampai mendapat kebenaran dengan ketenangan. Merpati Putih berdiri di Yogyakarta, 2 April 1963 dan sekarang sudah memiliki cabang di berbagai negara. MP sebutan populernya berasal dari seni beladiri keluarga keraton, termasuk diantaranya adalah Pangeran Diponegoro yang pada awalnya seni beladiri ini hanya diajarkan kepada KOPASUS dan Pasukan Pengawal Kepresidenan (Paspampres).

LATIHAN MERPATI PUTIH

Tata Gerak, merupakan seni olah tubuh yang terdiri dari berbagai geraka serangan, pukulan, hindaran serta berbagai gerak khas Merpati Putih yang efektif dan efisien dalam mempertahankan diri dan menyerang. Tata gerak melatih anggota untuk dapat bergerak secara luwes namun tetap bertenaga.

Tata perkelahian bebas/fight, mengacu pada aturan IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) yang meliputi teknik-teknik perkelahian bebas dengan bentuk serangan tangan, kaki, jatuhan/bantingan,serang-bela dan pola langkah dengan kaidah-kaidah Pencak Silat. Beberapa anggota yang menjadi pesilat nasional dan dunia seperti Joko Suprihatno, Haris Nugroho dan Dian Kristanto (Juara Dunia, Kejuaraan Dunia Pencak Silat 2001).

Tata Nafas,  meliputi bentuk Pengolahan dan 4 bentuk Pembinaan, latihan ini melatih tenaga asli manusia. Pada orang biasa, tenaa asli tersebut dapat muncul hanya pada saat rang bersangkutan dalam kondisi terdesak saja. Misal : melompat pagar saat dikejar anjing di jalan yang buntu. Dalam keadaan kembali normal/tidak terdesak, orang tersebut secara tidak percaya telah melompati pagar yang tinggi tersebut. Maka di dalam Pencak Silat ini, bagaimana menggunakan tenaga ekstra asli manusia tersebut pada saat normal kapapun dan dimanapun.

Tujuan dari latihan ini untuk melatih Tenaga murni yan ada di dalam setiap tubuh manusia untuk dapat ditingkatkan dan dipergunakan/diaplikasikan seperluanya, sehingga diharapkan kemampuan/kekuata anggota MP melebihi kekuatan manusia normal, hal ini dapat dibuktikan pada aplikasi pematahan benda-benda keras seperti beton cor, stang pompa dragon, kikir, balok es, batu kali dsb. Dapat dijelaskan secara ilmiah bahwa latihan nafas di Merpati Putih yaitu mengolah ATP (Adenosin Tri Phospat) menjadi ADP (Adenosin Di Phosphat) + Energi yang bersifat explosif, jadi benar-benar mengolah energi tubuh dengan tanpa isian tenaga dalam, tanpa magic/mantra/dupa sehingga bebas dari hal-hal bersifat syirik. Sehingga, terlihat perbedaan Merpati Putih dengan latihan tenaga dalam pada umumnya karena dalam MP yang ada hanyalah tenaga murni.

MP BUKAN SEKEDAR BELADIRI

Beda dengan beladiri lainnya, jika beladiri lain melatih aspek fisik semata (gerakan-gerakan beladiri seperti memukul, mengangkis, jurus dll) dalam Merpati Putih juga dilatih bagian dalam tubuh kita dengan olah nafas, sehingga dikenal nafas pengolahan, pembinaan yang aplikasi latihannya dapat berupa pengobatan, pematahaan benda keras, getaran atau deteksi dan lainnya.

Hasil latihan pernafasan, sembuhnya berbagai peyakit seperti asma, migrain asam urat dll. Meningkatkan kesehatan secara keseluruhan termasuk meningkatnya stamina aerobik dan anaerobik. Meningkatnya ketajaman fokus konsentrasi, sehingga mudah untuk mengingat (daya fikir semakin tajam, hal ini berguna bagi pelajar atau mahasiswa dalam memahami materi yang diberikan dosen atau guru).