UPGRADING; MENJADIKAN KITA LEBIH TANGGUH, TANGGAP DAN TANGGON

1922306_734429009911760_533234500495394637_n

Upgading katanya Mas Wur (pelatih kita) berasal dari kata up yang berarti meningakatkan dan grade yang berarti kualitas. Nah jadi dapat disimpulkan tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan kualitas kita dalam berorganisasi. Upgrading kali ini bertepatan dengan kegiatan makrab. Yaa, biar para pengurus dan anggota baru menjadi lebih dekat, lebih akrab, dan menjadi satu keluarga yang utuh. (eeeaaa :)).

Uprgrading kali ini dilaksanakan pada tanggal 3 sampai 4 mei 2014. Peserta yang ikut cukup banyak. Pesertanya berjumlah sekitar 24. Yaa lumayan rame lah, dan keramain ini bisa menghapuskan kegalauan para jomblo-jomblo ini di malam minggu hehe :).

Acara pertama upgrading di mulai dengan pembukaan, alias baca do’a. setelah itu kita berbincang-bincang. Mencoba mendekatkan diri dan mengenal pribadi masing-masing dari para peserta. Sangat menarik bincang-bincang kita di sore menjelang malam itu. Cukup puas dengan perkenalan, saatnya ishoma dahulu. Sholat Isya’, kemudian makan malam bersama-sama.

Setelah kenyang dengan makan malam, kitapun melanjutkan kegiatan upgrading. Kegiatan pertama kita kali ini adalah diskusi permasalahan/kasus yang sering terjadi di suatu organisasi. Sangat menarik tema diskusi yang diangkat malam itu. Kita saling menanggapi setiap kasus yang dibahas. Tak ada yang mau mengalah dengan jawaban dan narasi masing-masing kelompok. Tak ada matinya diskusi kita malam itu.

10171058_734428523245142_6266741071181941050_n

Sekitar pukul 21.00, mas wur memberikan pengetahuan kepada kita tentang pentingnya suatu komunikasi di dalam suatu organisasi dan sifat yang harus di miliki seorang pengurus suatu organisasi. Jadi gini(eheeemtt, diperhatiin yaa :)) seorang pengurus organisasi itu cukup mempunyai 3 sifat yaitu berani, jujur dan setia. Gak usah muluk-muluk, asal kita mempunyai 3 sifat itu, organisasi yang kita jalani akan mudah untuk mencapai yang namanya sukses berorganisasi. Selain itu kita juga harus memiliki 3 prinsip, yang dinamakan 3T Tangguh, Tanggap, Tanggon.

Acara berlanjut dengan perjalanan malam. Lumayan seru, tapi ada seremnya juga sih.  Pengalaman pertama jalan-jalan malam bersama teman-teman Merpati Putih di wilayah UGM yang terkenal dengan “horror”nya. Merinding dikit, tapi itu melatih keberanian kita kok.

10178026_734428473245147_4823518397324201346_n

Pos pertama terletak di bawah tangga GSP. Di sini kita belajar berkomunikasi dengan leader tanpa bertatap muka langsung. Kita harus memahami keinginan mereka tanpa mengedepankan ego kita masing-masing.

Di pos kedua yaitu pos game, seru, kocak sehingga menimbulkan gelak canda tawa di antara peserta. Memecah keheningan malam di wilayah UGM. Di pos kedua kita juga mendapatkan hal yang tidak terduga. Kita semua anggota kelompok diperkenankan minum air putih yang diberikan oleh panitia. Namun, ada dua gelas air dengan rasa berbeda. Yang “beruntung” minum dua gelas air itu, hak bicaranya akan dicabut sampai waktu yang tidak ditentukan, alias nggak boleh  bicara. Dan ternyata yang “beruntung” meminum salah satu air itu aku, huhuhu :(. Hak bicarakupun dicabut sampai akhir perjalanan malam. Menjadi anak pendiam sementara waktu. Hal yang dapat diambil hikmahnya dari pos ini adalah kita harus memahami anggota kelompok kita yang pendiam, sedikit bicara, agar kita dapat berkomunikasi dengan baik dengan mereka.

Di pos ketiga adalah pos keberanian. Di sini keberanian kita diuji. Kita harus mencari kertas di tempat yang gelap. Seperti kata pelatih kita di awal kegiatan tadi, kita harus mempunyai sifat tangguh. berani mengahadapi segala ketakutan kita.

Di pos selanjutnya adalah pos kerjasama dengan anggota kelompok kita. Memecahkan suatu permasalah dengan kerjasama. Seperti halnya dalam sebuah organisasi sangat diperlukan suatu kerjasama agar masalah yang ada dapat teratasi.

Di akhir perjalanan malam, tepatnya di lembah, kita mencoba menyimpulkan apa yang kita dapat dari pos-pos yang kita lalui. Kita belajar betapa pentingnya arti sebuah loyalitas, sebuah tanggung jawab dan komunikasi dalam suatu organisasi. Waktu sudah menunjukkan pukul 03.30. sudah waktunya untuk kembali ke gelanggang dan beristirahat. Menyiapkan mental dan fisik untuk kegiatan esok harinya.

10333820_734429119911749_6848108058872927493_o

Keesokan harinya, kita memulai kegiatan pagi kita. Di awali dengan sholat subuh. Selanjutkan pemanasan. Merenggangkan otot-otot kita. Untuk sarapan pagi ini  para panitia menyiapkan suatu kejutan untuk kita. Berhubung hari ini adalah hari minggu (pasti ada sunmor) para peserta dibekali dengan uang Rp 10.000 per kelompok disuruh mencari sarapan sendiri di sunmor. Itu mencetak sifat mandiri para anggota kelompok.

Usai sarapan, berlanjut dengan permainan seru yang sudah dipersiapkan oleh Mas Mul. Menghibur, namun kita juga mendapatkan hal-hal positif dari permainan ini.

Acara upgrading berakhir pada pukul 09.00. memang melelahkan, tapi pelajaran dan pengalaman yang kita peroleh, mampu membayar kelelahan kita waktu itu.

[Eka Dewi Novriani]

Suka tulisan ini?

Merpati Putih UGM

MERPATI PUTIH UGM adalah salah satu dari beberapa kolat yang terdapat di cabang Sleman. Sekretariat kami berada di Gelanggang Mahasiswa UGM. Dengan kolat UPN, UII, ATMAJAYA, dan MAN 3, dll, kolat UGM selalu bekerja sama dalam menyelanggarakan berbagai event silat ataupun kegiatan yang lain.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.

Merpati Putih Kolat UGM